Meratus Kampanyekan Zero-Waste Melalui Trashion Show

Tanpa kita sadari, aktivitas dari gaya hidup sehari-hari telah menghasil sampah untuk lingkungan. Sampah-sampah yang terus menumpuk dan mulai meluap, berdampak pada lingkungan dan lautan yang tercemar. Hal ini diperburuk dengan banyaknya sampah-sampah plastik yang sulit terurai. Sesuai dengan semangat Meratus di usia yang ke-65 yaitu “A Sustainable Tomorrow”, Meratus mengajak para karyawan untuk mulai mengkampanyekan gaya hidup minim sampah atau Zero-Waste melalui Meratus Trashion Show. Dalam acara ini, karyawan diajak untuk mengumpulkan sampah-sampah yang sering mereka temui di area kerja dan mengkreasikannya menjadi satu set pakaian. Hasil kreasi pakaian inilah yang disebut Trashion  atau gabungan dari trash dan fashion.


Melalui kegiatan ini, Meratus mengajak karyawan untuk lebih sadar terhadap lingkungan dan memulai gaya hidup minim sampah terutama di area tempat mereka bekerja. Gaya hidup minim sampah ini tidak hanya dengan mengdaur ulang barang namun juga lebih bijak dan mengurangi konsumsi barang sekali pakai dan memilah sampah pada tempatnya. 

“Saat mengumpulkan bahan-bahan untuk menjadi pakaian ini, kami jadi lebih sadar ternyata banyak barang-barang sekali pakai atau sampah di sekitar area kerja yang sebenarnya bisa kita daur ulang menjadi hal-hal yang lebih bermanfaat. Momen ini juga kami jadikan kesempatan untuk bersama-sama membersihkan sampah di sekitar,” ungkap Transformation Manager, Hilda Tirto salah satu peserta Meratus Transhion Show.

Tidak hanya berkampanye melalui Meratus Trashion Show, Meratus juga gencar melakukan aksi-aksi pembersihan lingkungan di area kerja, pesisir pantai dan kelautan Nusantara. Kedepannya, kampanye ini juga akan di lakukan di cabang-cabang Meratus lain di seluruh Indonesia.