Meratus Gerakkan Komunitas Untuk Tanam Pohon Mangrove

Sebagai salah satu upaya mengantisipasi perubahan iklim serta mengurangi dampak emisi karbon, Meratus mengajak komunitas penjaga laut untuk bersama melakukan penanaman 100 pohon mangrove. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 April 2022 di hutan mangrove, Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Jakarta Utara. 


Berdasarkan Peta Mangrove Nasional yang resmi dirilis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2021, diketahui bahwa total luas mangrove Indonesia seluas 3.364.076 Ha. Keberadaan hutan mangrove di kawasan pesisir ini memiliki banyak manfaat yang baik bagi lingkungan yaitu menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, dan berfungsi sebagai salah satu penopang panas dari perairan laut. Menyadari hal itu, Meratus berkolaborasi dengan komunitas penjaga laut melakukan aksi tanam mangrove sebagai salai satu tindakan untuk melestarikan hutan mangrove di Indonesia.

“Senang sekali penjaga laut dapat berkolaborasi bersama Meratus beraksi membayar karbon yang dihasilkan sembari mendorong rehabilitasi ekosistem melalui penanaman mangrove. Kami di Penjaga Laut berupaya menjadi wadah membangun gerakan kepedulian kaum muda dalam mengawal isu-isu kelautan dan perikanan di Indonesia. Melalui berbagai aksi nyata, kami berharap semakin banyak pula anak muda dan berbagai pihak, seperti komunitas, lembaga dan perusahaan yang menjaga keberlanjutan dan kelestarian ekosistem kelautan dan perikanan, termasuk mempertanggungjawabkan pencemaran yang terjadi dari produk atau kemasan yang dihasilkan,” ungkap Bryan Auriol dari komunitas Penjaga Laut.

Reboisasi hutan mangrove merupakan bagian dari program #WEALLGOGREEN. Program ini adalah bentuk kontribusi Meratus dalam memenuhi Sustainable Development Goals (SDGs), Agenda 2030. Tidak hanya di Jakarta, program ini juga akan hadir di kota-kota besar lainnya di Indonesia.

“Program Meratus #WEALLGOGREEN adalah salah satu bentuk tanggung jawab Meratus terhadap kelestarian alam di Indonesia. Kami harap aksi ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk bersama melakukan aksi-aksi nyata dalam upaya mengantisipasi perubahan iklim yang tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Mari kita jadikan bumi kita lebih baik lagi!” ucap Farid Belbouab, CEO Meratus.