Inisiatif Meratus mengambil tindakan segera untuk memenuhi Sustainable Development Goals (SDGs)

Meratus, perusahaan integrasi maritim dan logistik Indonesia yang terkemuka di Asia Tenggara telah menjadi aktor Indonesia pertama yang memperkuat komitmennya untuk memenuhi Sustainable Development Goals (SDGs), Agenda 2030. Program yang diberi nama #WEALLGOGREEN ini memiliki tujuan untuk memberikan solusi serta turut berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

Meratus memenuhi tanggung jawabnya dengan berpegang teguh pada peraturan Organisasi Maritim Internasional (IMO) dan polusi laut (MARPOL) yang mengatur kandungan belerang dalam bahan bakar minyak. Selain itu telah berkomitmen untuk beralih ke penggunaan bahan bakar fosil yang memenuhi target IMO saat ini, sementara berbagai investasi dan inovasi diperkenalkan untuk memberikan transparansi serta pelacakan mudah kepada para pemangku kepentingan.

Investasi Meratus baru-baru ini pada kapal yang menghasilkan jejak karbon yang lebih rendah dan pengenalan karbon kalkulator menggambarkan kepatuhan kami untuk meningkatkan dampak positif terhadap lingkungan. Fitur alat emisi CO2 menawarkan kepada pelanggan metode perhitungan sederhana dan langsung dari emisi karbon mereka untuk setiap kontainer yang diangkut dengan kapal Meratus di Asia Tenggara.

Selanjutnya pada kuartal pertama tahun 2022, inisiatif ini akan diperluas ke tindakan lain seperti penyeimbangan karbon yang diusulkan kepada pelanggan dengan menanam pohon, bakau, dan konservasi karang di seluruh pulau di Indonesia.

Farid Belbouab, CEO Meratus, mengatakan "#WeAllGoGreen menunjukkan bagaimana bisnis dan komitmen berkelanjutan dapat berjalan beriringan. Ini tentu saja merupakan inisiatif pertama dalam industri maritim dan logistik Indonesia, dan sebagai Logistik dan Integrator Maritim terkemuka, kami bertekad untuk mengubah standar industri di Indonesia dan kami mengundang mitra untuk berkolaborasi dengan kami untuk membuat dampak hijau di ekosistem kami."

Sementara itu, dalam Langkah untuk mengambil tindakan sesegera mungkin, Meratus juga bekerja sama dengan Eyesea, sebuah organisasi nirlaba yang memberikan dampak positif melalui pembuatan peta data pencemaran lingkungan dan bahaya maritim. Dalam kerja sama ini Meratus berkontribusi dengan memberikan data berupa gambar di wilayah sepanjang rute dari kapal-kapal yang berlayar. Data tersebut nantinya akan diolah menjadi peta persebaran polusi laut yang akan disolusikan dengan beberapa tindakan untuk menormalisasi polutan laut.