Meratus Line | KONOSEMEN
+62 31 3292288
 

KONOSEMEN

KONOSEMEN

Telah diterima oleh pengangkut dari pengirim dalam kondisi yang tampak baik kecuali dinyatakan sebaliknya di sini Barang-barang atau peti kemas-peti kemas atau kemasan-kemasan yang dinyatakan berisi muatan (cargo) sebagaimana disebutkan disini, untuk diangkut berdasarkan semua persyaratan dan ketentuan yang terdapat pada halaman depan dan belakang Konosemen ini dengan kapal yang disebutkan disini atau kapal penggantinya yang ditentukan sepenuhnya oleh Pengangkut dan atau lain-lain sarana pengangkut, dari tempat penerimaan atau pelabuhan pemuatan sampai ke pelabuhan pembongkaran barang atau tempat penyerahan sebagaimana disebutkan disini dan untuk diserahkan kepada siapa yang ditunjuk atau yang menerima hak daripadanya. Bila diminta oleh Pengangkut, Konosemen ini yang telah disahkan („endorse“) dengan benar, harus diserahkan untuk ditukar dengan Barang-Barang atau perintah penyerahan („Delivery order“)

Dengan menerima Konosemen ini, Pedagang setuju untuk terikat oleh semua persyaratan, pengecualian, ketentuan dan kondisi-kondisi yang ada di halaman depan dan belakang konosemen ini, baik tertulis, diketik, distempel atau dicetak, yang berlaku sepenuhnya seperti seolah-olah ditandatangani oleh Pedagang tersebut, dengan mengabaikan semua kebiasaan setempat atau hak istimewa yang bertentangan dengan hal tersebut, dan menyetujui bahwa Konosemen ini mendahului semua perjanjian atau perjanjian pengangkutan untuk dan sehubungan dengan pengangkutan Barang-barang.

Sehubungan dengan itu, yang bertanda tangan di bawah ini, untuk dan atas nama PT Meratus Line, Nahkoda dan pemilik Kapal, telah menandatangani sejumlah Konosemen sebagaimana disebut dibawah ini, semuanya dalam copy dan tanggal ini, dan bila salah satu telah terpenuhi , maka yang lainnya menjadi batal.

(Ketentuan-ketentuan Konosemen ini dilanjutkan di halaman belakang)

1. (Definisi-definisi) Kata-kata berikut ini baik yang terdapat di halaman depan maupun halaman ini mempunyai arti sebagaimana dengan ini ditentukan (a) „Pengangkut“ berarti „PT. Meratus Line“ yang melaksanakan pengangkutan Barang melalui laut, dan kapal, pemiliknya, dan penyewa kapal tanpa awak („demise charterer“), baik mereka bertindak sebagai pengangkut atau penjaga barang (b) „Pedagang“ termasuk pengirim, penerima, dan pemilik Barang dan pemegang Konosemen ini (c) „Barang“ berarti barang yang digambarkan di halaman depan Konosemen dan, bila barang dimuat kedalam peti kemas yang disuplai atau disediakan oleh atau atas nama Pedagang termasuk juga peti kemas tersebut. (d) „Kapal“ termasuk kapal laut, perahu atau lain-lain sarana yang disubstitusikan atau akan disubstitusikan, baik secara keseluruhan maupun sebagian, untuk kapal yang disebutkan di halaman depan Konosemen ini.

2. (Pasal „Paramount“) (1) Konosemen ini berlaku dengan tunduk pada ketentuan-ketentuan Pasal I sampai dengan dan termasuk Pasal VIII Konvensi Internasional mengenai Unifikasi Peraturan-peraturan tertentu terkait dengan Konosemen (Bill of Lading) di Brussel tanggal 25 Agustus 1924 (selanjutnya disini disebut sebagai „Peraturan Hague“), yang dianggap sebagai termuat sebagai satu kesatuan disini dan tidak satupun yang termuat disini dianggap sebagai pelepasan oleh Pengangkut terhadap hak-hak dan atau kekebalan-kekebalan di bawah Peraturan Hague. Unit mata uang yang disebutkan di dalam Peraturan Hague dan dalam Konosemen ini dianggap sebagai mata uang sah dari negara-negara terkait. (2) Sepanjang, barang-barang yang dikirim berada di bawah ketentuan-ketentuan yang bersifat memaksa dari hukum apapun juga yang berlaku di tempat pengiriman atau ditempat penyerahan, yang memberikan kekuatan berlaku baik dengan atau tanpa perubahan terhadap Peraturan Hague tersebut, Konosemen ini akan mempunyai kekuatan berlaku mengikuti ketentuan-ketentuan sebagaimana disebut di atas seolah-olah mereka dimuat di sini, kata per kata, dan bila ada persyaratan disini yang secara keseluruhan atau sebagian melanggar ketentuan-ketentuan tersebut, Konosemen ini harus dibaca seolah-olah persyaratan-persyaratan tersebut (tetapi hanya terkait dengan persyaratan yang melanggar dan tidak lebih dari itu) dihapuskan dari sini.

3. (Hukum yang mengatur dan Yurisdiksi). Kontraksebagaimana dibuktikan dan termuat dalam Konosemen ini akan diatur oleh Hukum Indonesia kecuali ditentukan lain di sini, dan semua tindakan di bawahnya akan dibawa di hadapan Pengadilan Negeri Surabaya.

4. (Statuta-statuta mengenai Pembatasan ) Tidak satupun hal di dalam Konosemen ini akan berlaku untuk membatasi atau menghilangkan dari Pengangkut atas perlindungan atau pengecualian atau pembatasan dari tanggung jawab sebagaimana yang diperbolehkan oleh hukum, undang-undang atau peraturan yang berlaku dari negara apa saja.

5. (Sub kontrak : Pengecualian dan Kekebalan Pembantu, Agen dan Sub-kontraktor) Pengangkut berhak untuk mensub-kontrakan dengan persyaratan apapun juga seluruh atau sebagian dari penanganan, penyimpanan atau pengangkutan Barang dan setiap dan segala kewajiban-kewajiban apapun juga yang disanggupi untuk dilakukan oleh Pengangkut sehubungan dengan Barang. Pedagang harus mengganti Pengangkut terhadap semua klaim yang mungkin diajukan terhadap Pengangkut oleh pembantu, agen atau sub-kontraktor dari Pengangkut sehubungan dengan klaim yang diajukan oleh Pedagang terhadap pihak-pihak tersebut. Tanpa mengurangi hal yang disebutkan dimuka, setiap pembantu, agen dan sub-kontraktor akan mempunyai keuntungan atas semua ketentuan yang disebutkan disini yang memberikan keuntungan pada Pengangkut seolah-olah ketentuan-ketentuan yang sedemikian rupa itu secara eksplisit dibuat untuk keuntungan mereka; dan dalam mengikatkan diri dalam kontrak ini Pengangkut sepanjang mengenai ketentuan-ketentuan yang sedemikian rupa itu, melakukannya bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga sebagai agen dan trustee untuk pembantu, agen-agen dan sub-kontraktor tersebut.

6 (Rute Perjalanan) (1) Barang dapat, berdasarkan kebijaksanaan Pengangkut sepenuhnya, diangkut dalam satu kali pengangkutan atau beberapa kali pengangkutan dengan kapal atau sarana-sarana pengangkutan lainnya melalui daratan, udara dan melalui rute apapun juga , baik rute tersebut merupakan rute langsung yang dipublikasikan atau rute menurut kebiasaan (2) Kapal akan mempunyai kebebasan untuk mengunjungi dan/atau singgah di pelabuhan atau tempat-tempat manapun juga di dalam maupun di luar dari rute yang dipublikasikan atau rute-rute menurut kebiasaaan, baik itu dilakukan sekali saja atau berulang kali dan kapal bisa diperintahkan kembali atau meneruskan perjalanan, dan atau untuk tidak menyinggahi pelabuhan atau tempat apapun juga baik itu terjadwal maupun tidak. (3) Kapal akan mempunyai kebebasan, baik dengan atau tanpa Barang, dan sebelum atau sesudah melakukan perjalanan menuju pelabuhan bongkar, menyesuaikan kompas dan peralatan navigasi lainnya, melakukan perjalanan percobaan atau melakukan test, melakukan docking, melakukan perbaikan di galangan kapal, berpindah tempat berlabuh, mengambil bahan bakar atau persediaan, menaikkan atau menurunkan orang siapapun juga, membawa barang selundupan, bahan peledak, amunisi, persediaan yang biasanya untuk perang dan barang berbahaya, berlayar dengan atau tanpa pandu, menarik atau ditarik, dan menyelamatkan atau berusaha menyelamatkan nyawa atau property (4) Semua tindakan yang diambil oleh Pengangkut di bawah pasal ini akan dianggap sebagai termasuk dalam pengangkutan sebagaimana diperjanjikan dan tindakan atau keterlambatan seperti itu yang timbul karenanya akan dianggap sebagai suatu deviasi, seandainya Pengangkut dianggap bertanggung jawab terkait dengan tindakan tersebut, Pengangkut akan berhak atas manfaat/keuntungan dari semua hak istimewa, hak kekebalan yang termuat dalam Konosemen ini.

7. (Tanggung Jawab) (1) Pengangkut tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan atau kerusakan pada Barang yang terjadi sebelum diterimanya Barang oleh Pengangkut di tempat penerimaan atau di pelabuhan pemuatan atau setelah penyerahan oleh Pengangkut di pelabuhan pembongkaran atau di tempat penyerahan (2) Dalam hal: ditetapkan oleh Pedagang bahwa kehilangan atau kerusakan pada atau sehubungan dengan Barang terjadi selama periode dari diterimanya Barang oleh Pengangkut di tempat penerimaan atau pelabuhan pemuatan sampai penyerahan oleh Pengangkut di pelabuhan pembongkaran atau di tempat penyerahan, Pengangkut harus, sesuai dengan ketentuan dalam Konosemen ini, bertanggung jawab terhadap kehilangan atau kerusakan yang sedemikian rupa itu sejauh tetapi tidak lebih dari hal berikut: (i) sehubungan dengan kehilangan atau kerusakan yang terjadi selama periode dari waktu ketika Barang tiba di terminal pada pelabuhan pemuatan sampai dengan waktu ketika mereka meninggalkan pelabuhan laut di pelabuhan pembongkaran dan juga terjadi selama periode pengangkutan sebelum atau setelahnya melalui laut atau perairan di pedalaman, sepanjang diatur oleh Peraturan Hague dan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 disini; atau (ii) Kehilangan atau kerusakan yang terjadi selama penanganan, penyimpanan atau pengangkutan oleh sub-kontraktor atau agen dari Pengangkut harus dianggap sebagai terjadi selama pengangkutan melalui air dan Pengangkut harus bertanggung jawab sesuai Peraturan Hague (iii) Tanpa mengindahkan pasal 7 (ii) perjanjian ini, Pengangkut tidak menjamin bahwa Barang akan tiba di pelabuhan pembongkaran atau di tempat penyerahan pada suatu waktu tertentu atau dengan tepat pada waktunya untuk menjumpai suatu pasar tertentu atau pemakaian tertentu dan Pengangkut tidak bertanggung jawab terhadap kerugian atau kerusakan baik langsung maupun tidak langsung yang disebabkan oleh keterlambatan. (iv) Kolom „Tujuan Akhir“ di lembar depan sepenuhnya dibuat hanya untuk referensi Pedagang dan tanggung jawab Pengangkut terkait dengan Barang akan dalam semua hal berhenti pada saat penyerahan barang di pelabuhan pembongkaran atau tempat penyerahan.

8 . (Kewenangan) (1) Di dalam situasi apapun juga, baik yang sudah ada atau diantisipasi sebelum dimulai atau selama perjalanan maupun tidak, yang mana menurut penilaian Pengangkut (termasuk untuk tujuan Pasal ini setiap orang yang diserahi tanggung jawab pengangkutan atau penjagaan Barang) , (i) sudah menimbulkan atau ada kemungkinan menimbulkan bahaya, cedera, kehilangan, keterlambatan atau kerugian yang bersifat apapun juga terhadap kapal, suatu kendaraan, Pengangkut, setiap orang, Barang, setiap properti; atau (ii) telah mengakibatkan dalam cara apapun juga menjadi tidak aman, tidak praktis atau tidak berdasarkan hukum atau bertentangan dengan kepentingan Pengangkut atau Pedagang untuk memulai atau melanjutkan pengangkutan atau untuk membongkar Barang pada pelabuhan pembongkaran atau untuk menyerahkan Barang pada tempat penyerahan melalui rute dan dalam cara yang dikehendaki pada awalnya oleh Pengangkut, Pengangkut (a) pada setiap waktu berhak untuk membongkar peti kemas atau bila tidak, menyingkirkan barang dalam cara yang sedemikian rupa yang dipandang baik oleh Pengangkut atas resiko dan biaya dari Pedagang, dan / atau (b) sebelum Barang dimuat ke atas kapal, suatu kendaraan atau sarana-sarana pengangkut lain pada tempat penerimaan atau tempat pemuatan, Pengangkut berhak membatalkan perjanjian pengangkutan tanpa kompensasi dan meminta Pedagang untuk mengambilnya dan bila tidak diambil, untuk menaruh dalam gudang atau menempatkan barang dimanapun juga atas rsiko dan biaya dari Pedagang, dan / atau (c) pada saat Barang berada di suatu tempat menunggu pengangkutan lanjutan, Pengangkut berhak untuk mengakhiri pengangkutan di tempat tersebut dan menyimpan barang pada suatu tempat yang dipilih oleh Pengangkut atas resiko dan biaya Pedagang, dan / atau (d) bila Barang dimuat di atas kapal, suatu kendaraan atau sarana-sarana transport lainnya, baik dalam kondisi sedang mendekati, memasuki atau berusaha memasuki pelabuhan pembongkaran atau mencapai tempat penyerahan atau berusaha atau sedang memulai pembongkaran, Pengangkut berhak untuk membongkar Barang atau bagian daripadanya pada pelabuhan atau tempat yang dipilih oleh Pengangkut atau untuk membawanya kembali ke pelabuhan pemuatan atau tempat penerimaan dan membongkarnya. Setiap tindakan yang dilakukan di bawah (c ) atau (d) di atas merupakan penyerahan yang lengkap dan final dan merupakan pelaksanaan penuh dari kontrak ini, dan Pengangkut setelah itu bebas dari segala tanggung jawab di bawah perjanjian ini (2) Bila, setelah penyimpanan, pembongkaran atau tindakan-tindakan lain sesuai dengan paragraf sebelumnya, Pengangkut melakukan pengaturan untuk menyimpan dan/atau mengangkut lanjut dan / atau meneruskan Barang, adalah disepakati bahwa Pengangkut melakukannya hanya dalam kapasitasnya sebagai agen untuk dan atas resiko dan biaya sepenuhnya dari Pedagang tanpa tanggung jawab apapun juga sehubungan dengan keagenan yang sedemikian rupa tersebut dan Pedagang harus mengganti Pengangkut segera setelah diminta semua uang tambang tambahan, tagihan-tagihan dan biaya-biaya tambahan yang ditimbulkan olehkarenanya (3) Situasi yang disebutkan dalam paragraf (1) di atas mencakup, tetapi tidak terbatas pada peristiwa-peristiwa yang diakibatkan oleh terjadinya atau perkiraan akan terjadinya perang, konflik, tindakan-tindakan atau operasi-operasi permusuhan atau yang menyerupai perang, baik yang dideklarasikan maupun tidak, pemberontakan, kerusuhan-kerusuhan masyrakat atau lain-lain keributan, penutupan dari, penghalangan di dalam atau bahaya pada pelabuhan atau kanal, blokade, larangan dari atau pembatasan perdagangan, karantina, sanitasi, atau peraturan-peraturan yang hampir sama atau pemogokan, atau lain-lain masalah tenaga kerja baik sebagian atau secara umum dan apakah melibatkan karyawan Pengangkut atau sub-kontraktor maupun tidak, kemacetan di pelabuhan, dermaga, terminal atau lain-lain tempat, kekurangan, ketiadaan atau halangan-halangan pada tenaga kerja atau pada fasilitas-fasilitas pemuatan, pembongkaran, penyerahan atau penanganan Barang, epidemi atau penyakit, cuaca buruk, air dangkal, es, tanah longsor, atau lain-lain halangan pada navigasi dan pengangkutan (4) Pengangkut disamping semua kewenangan yang diberikan di dalam pasal ini, akan mempunyai wewenang untuk tunduk pada perintah, petunjuk, peraturan, rekomendasi atau usulan mengenai keberangkatan, kedatangan, rute, pelabuhan kunjungan, penghentian, pemuatan, pembongkaran, penanganan, tujuan, penyerahan, karantina dan lain sebagainya, dengan cara apapun juga, yang diberikan oleh setiap pemerintah, pejabat publik atau departemen di bawahnya atau oleh setiap orang yang bertindak atau seolah-olah bertindak dengan wewenang dari suatu pemerintah, pejabat publik atau departemen di bawahnya, setiap komite atau orang yang mempunyai, sesuai dengan persyaratan dari setiap asuransi yang diambil atas kapal, hak untuk memberikan perintah, peraturan, rekomendasi atau usulan-usulan yang sedemikian rupa tersebut. Apabila karena alasan dari dan / atau sesuai dengan perintah, peraturan, rekomendasi atau usulan-usulan, sesuatu hal dilakukan atau tidak dilakukan, maka hal tersebut harus dianggap sebagai termasuk dalam pengangkutan yang diperjanjikan dan tidak boleh dianggap sebagai suatu deviasi.

9. (Pasal mengenai Tanpa sepengetahuan) Semua penyebutan pada halaman depan mengenai tanda, jumlah, deskripsi, kualitas, ukuran, berat, sifat, macam, nilai dan lain-lain perincian Barang adalah sebagaimana yang diberikan oleh Pedagang, dan Pengangkut tidak bertanggung jawab mengenai keakuratannya. Pedagang menjamin kepada Pengangkut bahwa perincian yang diberikan olehnya adalah benar dan wajib mengganti Pengangkut terhadap segala kehilangan, kerusakan, biaya-biaya, tanggung jawab, penalti dan kebakaran yang timbul atau diakibatkan oleh ketidakakuratan tersebut.

10. (Penggunaan Peti kemas) apabila Barang yang penerimaannya dinyatakan pada halaman depan Konosemen ini tidak diterima dalam bentuk sudah dikemas kedalam peti kemas, Pengangkut berhak untuk mengemas dan mengangkutnya dalam peti kemas dengan jenis apapun juga.

11. (Peti kemas milik Pengangkut) (1) Pedagang wajib bertanggung jawab penuh terhadap dan wajib mengganti Pengangkut terhadap setiap kehilangan dari atau kerusakan pada peti kemas milik Pengangkut dan lain-lain peralatan yang terjadi sewaktu peti kemas berada dalam penguasaan atau kontrol dari Pedagang, agen-agennya atau pengangkut di darat yang dipekerjakan oleh atau atas nama Pedagang.

12. (Peti kemas yang dimuat oleh Pedagang) Apabila barang diterima oleh Pengangkut di dalam peti kemas yang isinya dikemas oleh atau atas nama Pedagang (1) Konosemen ini hanya merupakan bukti permulaan mengenai penerimaan jumlah peti kemas yang dinyatakan pada halaman depan, dan susunan dan kondisi dari isi dan perinciannya (termasuk tanda, jumlah, deskripsi, kualitas, ukuran, berat, sifat, macam, nilai) adalah tidak diketahui oleh Pengangkut, yang tidak menerima tanggung jawab terkait hal tersebut, dan (2) Pedagang menjamin bahwa penyusunan isi dari peti kemas dan penutupan dan penyegelannya sudah aman dan benar dan juga menjamin bahwa peti kemas dan isinya adalah sesuai untuk penanganan dan pengangkutan sesuai dengan ketentuan-ketentuan disini termasuk Pasal 15; di dalam hal dimana Pedagang melanggar jaminan yang disebutkan sebelumnya, Pengangkut tidak wajib bertanggung jawab terhadap kehilangan dari atau kerusakan pada atau cedera atau konsekuensi-konsekuensi dari setiap kecelakaan atau peristiwa apapun juga dan wajib mengganti Pengangkut terhadap segala kehilangan atau tanggung jawab yang diderita atau dialami oleh Pengangkut akibat kecelakaan atau peristiwa-peristiwa tersebut, dan (3) Pedagang wajib memeriksa peti kemas ketika peti kemas diberikan oleh atau atas nama Pengangkut, dan mereka akan dianggap telah diterima oleh Pedagang dalam kondisi yang baik dan sesuai untuk tujuan pengangkutan sebagaimana diperjanjikan disini, kecuali ia memberikan pemberitahuan yang tidak demikian halnya secara tertulis kepada Pengangkut, dan (4) bila peti kemas diserahkan oleh Pengangkut dengan segel yang utuh, penyerahan yang sedemikian rupa tersebut harus dianggap sebagai pelaksanaan yang penuh dan lengkap terhadap kewajiban Pengangkut di bawah perjanjian ini dan Pengangkut tidak bertanggung jawab terhadap semua kehilangan dari atau kerusakan pada isi dari peti kemas, dan (5) Pengangkut harus mempunyai kebebasan untuk membuka peti kemas dan memeriksa isi peti kemas tersebut tanpa pemberitahuan kepada Pedagang pada waktu dan tempat yang sedemikian rupa yang dipandang perlu oleh Pengangkut dan semua biaya yang timbul daripadanya wajib ditanggung oleh Pedagang. (6) Dalam hal segel dari peti kemas dirusak oleh bea cukai atau pejabat-pejabat lain guna pemeriksaan isinya, Pengangkut tidak harus bertanggung jawab atas kehilangan, kerusakan atau biaya yang diakibatkan olehnya.

13. (Peti kemas Khusus) (1) Pengangkut tidak berjanji untuk mengangkut Barang dalam peti kemas berpendingin, dipanaskan, berventilasi atau lain-lain peti kemas khusus, tidak mengangkut peti kemas yang dikemas oleh atau atas nama Pedagang yang sedemikian rupa tersebut; tetapi Pengangkut akan memperlakukan Barang atau peti kemas yang sedemikian rupa tersebut masing-masing hanya sebagai barang atau peti kemas biasa, kecuali pengaturan khusus untuk pengangkutan Barang atau peti kemas yang sedemikian rupa tersebut telah disetujui secara tertulis antara Pengangkut dan Pedagang dan kecuali pengaturan khusus tersebut dinyatakan pada halaman depan konosemen ini dan kecuali uang tambang khusus yang dipersyaratkan telah dibayar, Pengangkut tidak wajib menerima tanggung jawab untuk fungsi dari peti kemas khusus yang disuplai oleh atau atas nama Pedagang. (2) Mengenai Barang yang telah disetujui untuk diangkut dengan peti kemas khusus, Pengangkut wajib melakukan kehati-hatian untuk menjaga fasilitas-fasilitas dari peti kemas khusus tersebut ketika mereka berada di bawah penguasaan dan pengawasannya, dan tidak wajib bertanggung jawab terhadap semua kehilangan dan kerusakan Barang yang disebabkan oleh cacat, kerusakan atau pecahnya peti kemas yang tersembunyi. (3) Bila Barang telah dikemas kedalam peti kemas berpendingin oleh Pengangkut dan suatu skala suhu diminta oleh Pedagang untuk disebutkan dalam Konosemen, Pengangkut akan memasang kontrol pengatur suhu dalam rentang skala suhu yang diminta, tetapi tidak menjamin terjaganya suhu yang sedemikian rupa tersebut di dalam peti kemas. (4) Bila barang yang diterima oleh Pengangkut adalah berupa peti kemas berpendingin yang isinya dikemas oleh atau atas nama Pedagang, adalah menjadi kewajiban Pedagang untuk mengatur isinya dengan baik dan mengatur pengatur suhu dengan tepat. Pengangkut tidak wajib bertanggung jawab terhadap kehilangan atau kerusakan pada Barang yang timbul dari atau berasal dari tidak dipenuhinya kewajiban Pedagang seperti disebut di depan dan kemudian tidak menjamin terjaganya suhu di dalam peti kemas.

14 (Barang Berbahaya, Barang Selundupan) (1) Pengangkut berjanji untuk mengangkut Barang yang bersifat mudah meledak, mudah terbakar, radio aktif, korosif, merusak, beresiko, beracun, bisa menimbulkan cedera atau berbahaya, hanya setelah persetujuan oleh Pengangkut atas permohonan tertulis sebelumnya dari Pedagang untuk mengangkut Barang sedemikian rupa itu. Permohonan yang sedemikian rupa itu harus secara akurat menyatakan menyatakan sifat, nama, label dan klasifikasi Barang maupun metode menetralkan mereka bersama dengan nama dan alamat lengkap dari pengirim dan penerima barang. (2) Pedagang wajib berjanji bahwa sifat dari Barang sebagaimana disebut pada paragraf yang sebelumnya adalah dengan jelas, secara permanen ditandai dan diperjelas pada bagian luar kemasan dan peti kemas dan wajib juga menjamin untuk menyerahkan dokumen atau sertipikat yang disyaratkan oleh undang-undang atau peraturan yang berlaku atau oleh Pengangkut. (3) Bilamana Barang telah didapati telah diterima oleh Pengangkut tanpa mematuhi paragraf (1) atau (2) di atas atau Barang didapati merupakan selundupan atau dilarang oleh hukum atau peraturan yang berlaku di pelabuhan muat, pelabuhan bongkar atau pelabuhan kunjungan atau tempat atau perairan apapun juga selama pengangkutan, Pengangkut berhak untuk menetralkan Barang, membuangnya ke laut dan membongkar atau bila tidak memusnahkannya sesuai kebijaksanaan Pengangkut tanpa kompensasi dan Pedagang wajib bertanggung jawab terhadap dan mengganti Pengangkut terhadap segala macam kehilangan, kerusakan atau tanggung jawab termasuk kehilangan uang tambang dan semua biaya yang secara langsung maupun tidak langsung timbul dari atau diakibatkan oleh Barang sedemikian rupa itu. (4) Pengangkut dapat menjalankan atau menikmati hak atau keuntungan yang diberikan kepada Pengangkut di bawah paragraf sebelumnya kapan saja disadari bahwa Barang yang diterima sesuai paragraf (1) dan (2) di atas menjadi berbahaya terhadap Pengangkut, Kapal, barang dan orang dan/atau harta benda lainnya. (5) Pengangkut mempunyai hak untuk memeriksa isi dari kemasan atau peti kemas pada setiap waktu dimana saja tanpa persetujuan dari Pedagang tetapi hanya dengan resiko dan biaya-biaya dari Pedagang.

15. (Barang di atas Dek) (1) Pengangkut berhak membawa Barang di dalam peti kemas di bawah atau di atas dek kapal. (2) Apabila Barang diangkut di atas dek, Pengangkut tidak diharuskan untuk secara khusus memberikan catatan, menandai atau memberikan stempel dengan pernyataan apapun juga yang berbunyi „dimuat di atas dek“ pada halaman depan konosemen ini, meskipun terdapat kebiasaan yang mengatur hal tersebut secara berbeda. Barang yang diangkut sedemikian rupa itu wajib tunduk pada Peraturan „Hague“ sebagaimana diatur dalam Pasal 2 disini, dan pengaturan Barang yang sedemikian rupa tersebut merupakan pengaturan barang di bawah dek untuk tujuan apapun juga termasuk „kerugian laut umum“ (general avarage). (3) Pengangkut tidak wajib bertanggung jawab dalam kapasitas apapun juga terhadap tidak adanya penyerahan atau kesalahan penyerahan, keterlambatan atau kehilangan atau kerusakan apapun juga pada Barang yang diangkut di atas dek dan secara khusus dinyatakan di sini sebagai telah diangkut sedemikian rupa baik disebabkan oleh kelalaian Pengangkut maupun tidak atau oleh ketidaklayakan kapal.

16. (Binatang hidup dan Tanaman) Pengangkut tidak wajib bertanggung jawab terhadap kecelakaan, penyakit, meninggalnya, kehilangan dari atau kerusakan pada binatang hidup, burung, reptil dan ikan dan tanaman yang timbul dari atau diakibatkan oleh sebab apapun juga termasuk kelalaian Pengangkut atau ketidaklayak-lautan kapal dan berhak atas keuntungan dari ketentuan-ketentuan dalam konosemen ini kecuali yang bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Pasal ini.

17. (Barang Berharga) Pengangkut tidak wajib bertanggung jawab sejauh apapun juga terhadap kehilangan atau kerusakan apapun juga pada atau berhubungan dengan platinum, emas, perak, perhiasan, batu berharga, radioisotope, bahan kimia berharga, logam berharga batangan (bullion), uang logam, uang, surat berharga, sekuritas, dokumen, gambar-gambar, rajutan, karya seni, harta warisan, koleksi, dalam sifat apapun juga atau semua Barang berharga lainnya termasuk Barang yang mempunyai nilai khusus hanya bagi Pedagang, kecuali sifat dan nilai sebenarnya dari Barang telah diberitahukan secara tertulis oleh Pedagang sebelum diterimanya barang oleh Pengangkut, dan hal yang sama dicantumkan dalam Konosemen ini dan uang tambang „ad valorem“ telah dibayar.

18. (Muatan Berat) (1) Berat dari sebuah unit barang atau kemasan yang melebihi 2.240 lbs Gross harus dinyatakan oleh Pedagang secara tertulis sebelum penerimaan oleh Pengangkut dan harus ditandai dengan jelas dan tahan lama pada bagian luar dari unit-unit atau kemasan-kemasan dalam huruf dan angka yang tingginya tidak kurang dari dua inci . (2) Dalam hal Pedagang tidak memenuhi kewajibannya sebagaimana pada paragraf sebelumnya, Pengangkut tidak wajib bertanggung jawab untuk segala kehilangan dari atau kerusakan pada properti atau untuk cedera perorangan yang timbul sebagai akibat dari kelalaian Pedagang tersebut dan harus mengganti Pengangkut terhadap segala kerugian atau tanggung jawab yang diderita atau dialami oleh Pengangkut sebagai akibat dari kelalaian tersebut.

19. (Penyerahan berdasarkan Tanda) (1) Pengangkut tidak wajib bertanggung jawab terhadap kegagalan atau keterlambatan dalam penyerahan berdasarkan tanda-tanda kecuali tanda-tanda yang sedemikian rupa itu telah dengan jelas dan benar dicapkan atau ditandakan pada Barang, kemasan dan peti kemas oleh Pedagang sebelum mereka diterima oleh Pengangkut dalam huruf dan angka yang tingginya tidak kurang dari dua inci, bersama dengan nama pelabuhan bongkar dan tempat penyerahan. (2) Pengangkut hanya bertanggung jawab terhadap penyerahan berdasarkan tanda-tanda yang paling nampak. (3) Pedagang menjamin kepada Pengangkut bahwa tanda-tanda pada Barang, kemasan sesuai dengan tanda-tanda yang terdapat pada konosemen dan juga dalam segala hal sesuai dengan semua hukum dan peraturan yang berlaku pada pelabuhan bongkar atau tempat penyerahan, dan wajib mengganti Pengangkut terhadap segala kehilangan,kerugian, biaya, penalti dan denda yang timbul atau diakibatkan oleh ketidaktepatan atau ketidaklengkapan dari hal tersebut (4) Barang yang tidak dapat diidentifikasi terkait dengan tanda-tanda dan angka-angka, ceceran barang, sisa cairan dan semua barang-barang yang tidak diklaim dan sebagainya, barang-barang yang sedemikian rupa sesuai dengan proporsi kekurangan, kehilangan berat atau kerusakan yang nampak, harus diterima sebagai penyerahan yang penuh dan lengkap.

20. (Penyerahan) (1) Pengangkut berhak untuk menyerahkan Barang pada setiap waktu disamping Kapal, kantor bea cukai, gudang, dermaga, atau tempat lain yang ditentukan oleh Pengangkut di dalam batas geografis pelabuhan bongkar atau tempat penyerahan sebagaimana disebut di halaman depan disini. (2) Dalam segala hal tanggung jawab Pengangkut akan berhenti ketika Barang telah diserahkan kepada Pedagang atau pengangkut di daratan atau setiap orang yang berhak untuk menerima barang atas namanya di tempat yang ditentukan oleh Pengangkut. Penyerahan barang dalam penguasaan bea cukai akan merupakan pelaksanaan final atas tanggung jawab Pengangkut di bawah perjanjian ini. (3) Di dalam hal barang diterima oleh Pengangkut adalah peti kemas yang isinya dikemas oleh atau atas nama Pedagang, Pengangkut hanya bertanggung jawab untuk penyerahan total jumlah peti kemas yang tercantum pada halaman depan konosemen ini, dan tidak diharuskan untuk membuka peti kemas tersebut dan menyerahkan isi yang ada di dalamnya sesuai dengan merek, tanda, jumlah, ukuran atau jenis, namun dengan ketentuan, bahwa berdasarkan kebijaksanaan Pengangkut dan atas permintaan Pedagang secara tertulis yang diterima oleh Pengangkut paling lambat 3 hari sebelum tanggal yang dijadwalkan untuk kedatangan kapal pada pelabuhan bongkar yang terkait, peti kemas dapat dibuka dan isinya dapat dikirimkan oleh Pengangkut kepada satu atau lebih penerima sesuai dengan instruksi tertulis, dalam hal mana apabila segel dari peti kemas tersebut utuh pada saat peti kemas dibuka, semua kewajiban-kewajiban Pengangkut berdasarkan perjanjian ini harus dianggap sebagai telah dilaksanakan dan Pedagang harus bertanggung jawab terhadap penyesuaian yang wajar atas uang tambang dan biaya-biaya tambahan yang timbul (4) Dalam hal dimana Barang telah dimuat ke dalam peti kemas oleh Pengangkut, Pengangkut harus membongkar peti kemas dan menyerahkan isinya peti kemas tersebut. (5) Penyerahan secara opsional hanya akan diberikan apabila diatur sebelum barang diterima dan secara tegas ditentukan disini. Pedagang yang menginginkan untuk menggunakan opsi ini harus memberitahukan secara tertulis kepada Pengangkut pada pelabuhan singgah pertama kapal yang disebutkan di dalam opsi-opsi paling lambat 48 jam sebelum kedatangan kapal disana, apabila tidak maka Barang harus di bongkar di salah satu pelabuhan-pelabuhan opsi sesuai dengan pilihan Pengangkut dan tanggung jawab Pengangkut akan selesai.

21. (Transhipment dan Forwarding) (1) Baik telah diatur sebelumnya atau tidak, Pengangkut akan mempunyai kebebasan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk mengangkut Barang secara keseluruhan atau sebagian dengan kapal baik yang sudah disebutkan atau yang lainnya, perahu atau lain-lain sarana transportasi air, darat atau udara, baik yang dimiliki atau dioperasikan oleh Pengangkut atau yang lainnya. Pengangkut dapat di bawah kondisi apapun juga membongkar barang-barang atau bagian daripadanya di pelabuhan atau tempat mana saja untuk pengangkutan lanjut („transhipment“). (2) Dalam hal Barang sebagaimana disebutkan disini tidak dapat diketemukan di pelabuhan bongkar atau di tempat penyerahan atau bila mereka salah angkut, apabila ditemukan, ia akan diteruskan ke pelabuhan bongkar atau tempat penyerahan yang dikehendaki atas biaya Pengangkut dan Pengangkut tidak bertanggung jawab terhadap segala kehilangan, kerusakan, keterlambatan atau depresiasi yang timbul akibat penerusan barang tersebut.

22. (Kebakaran) Pengangkut tidak bertanggung jawab terhadap segala kehilangan dari atau kerusakan pada Barang yang timbul atau disebabkan oleh kebakaran pada waktu apa saja dan bahkan yang terjadi sebelum pemuatan atau setelah pembongkaran dari Kapal, kecuali disebabkan oleh kesalahan nyata atau sepengetahuan Pengangkut.

23. (Hak Menahan Barang) Pengangkut mempunyai hak menahan atas Barang yang telah mencapai tujuan, untuk semua uang tambang, uang tambang yang dikenakan walaupun tidak ada pengiriman barang („dead freight“), „demurrage“, kerusakan, kehilangan, tagihan, biaya dan jumlah apa saja yang harus dibayar oleh atau dapat dibebankan kepada atau menjadi tanggungan dari Pedagang berdasarkan Konosemen ini dan semua perjanjian pendahuluan daripadanya dan biaya untuk mendapatkannya kembali, dan dapat menjual Barang secara sendiri atau melalui lelang umum tanpa pemberitahuan kepada Pedagang. Bila pada penjualan Barang, hasil yang didapat tidak berhasil menutupi jumlah terhutang dan biaya yang timbul, Pengangkut berhak untuk mendapatkan kekurangannya dari Pedagang. (2) Bila Barang tidak diambil untuk jangka waktu yang wajar, atau kapan saja menurut pendapat Pengangkut, Barang akan menjadi rusak, membusuk atau tidak bernilai, Pengangkut dapat, kebijaksanaannya dan atas dasar hak menahan yang dimilikinya dan tanpa tanggung jawab apapun terhadapnya, meninggalkan barang atau bila tidak membuang Barang yang sedemikian rupa tersebut sepenuhnya atas resiko dan biaya Pedagang.

24. (Uang tambang dan Biaya) (1) Uang tambang dapat dihitung berdasarkan data Barang yang diberikan oleh Pedagang yang dianggap telah menjamin Pengangkut mengenai keakuratan isi, berat, ukuran atau nilai sebagaimana yang diberikan olehnya, pada saat Barang diterima oleh Pengangkut, tetapi Pengangkut dapat, untuk tujuan memastikan kebenaran data pada setiap waktu, membuka peti kemas dan atau kemasan dan memeriksa isi, berat, ukuran dannilai dari Barang atas resiko biaya dari Pedagang. Dalam hal pernyataan yang tidak benar atas isi, berat, ukuran atau nilai dari Barang, Pedagang harus bertanggung jawab terhadap dan terikat untuk membayar Pengangkut (a) kekurangan uang tambang antara uang tambang yang dikenakan dan yang seharusnya terhutang seandainya data yang benar diberikan, ditambah (b) suatu ganti rugi yang jumlahnya sudah tertentu sebesar suatu jumlah yang sebanding dengan uang tambang yang sebenarnya (2) Uang tambang penuh sampai pelabuhan bongkar atau tempat penyerahan barang sebagaimana disebutkan disini harus dainggap sebagai telah didapatkan pada saat Barang diterima oleh Pengangkut, baik uang tambang tersebut dinyatakan sebagai dibayar di depan ataukah dibayar di pelabuhan tujuan. Pengangkut berhak atas semua uang tambang dan lain-lain tagihan yang terhutang di bawah perjanjian ini, baik yang benar-benar telah dibayar maupun tidak, dan untuk menerima dan mempertahankannya tanpa dapat dibatalkan di bawah situasi apapun juga, entah Kapal dan/atau Barang hilang ataukah tidak, atau perjalanan gagal atau tercegah atau ditinggalkan pada tahap apapun juga dari keseluruhan transit. Uang tambang penuh harus dibayar walaupun Barang rusak atau tidak dalam kondisi baik (3) pembayaran uang tambang dan/atau tagihan-tagihan harus dilakukan secara penuh dan secara tunai tanpa kompensasi, contra-klaim atau pengurangan. Apabila uang tambang harus dibayar di pelabuhan bongkar atau ditempat penyerahan barang, uang tambang yang sedemikian itu dan lain-lain tagihan harus dibayar dalam mata uang yang disebutkan dalam Konosemen ini, atau sesuai dengan pilihan Pengangkut dalam mata uang lain dengan tetap tunduk pada peraturan-peraturan dari konferensi uang tambang atau kebiasaan di tempat pembayaran. (4) Barang sekali diterima oleh Pengangkut tidak dapat diambil atau dipindahkan oleh Pedagang kecuali dengan persetujuan Pengangkut dan terhadap suatu pembayaran uang tambang secara penuh dan kompensasi atas kerugian yang diderita oleh Pengangkut sebagai akibat pengambilan atau pemindahan barang yang sedemikian rupa itu. Bila Barang tidak tersedia ketika kapal siap untuk muat, Pengangkut dibebaskan dari segala kewajiban untuk memuat Barang sedemikian rupa itu dan kapal dapat meninggalkan pelabuhan tanpa pemberitahuan lebih lanjut dan uang tambang harus dibayar oleh Pedagang. (5) Pedagang harus bertanggung jawab atas dan mengganti Pengangkut terhadap semua hutang, kewajiban, pajak dan tagihan termasuk biaya konsuler yang dibebankan pada Barang, atau semua denda dan/atau kerugian yang dialami atau diderita oleh Pengangkut sehubungan dengan Barang bagaimanapun juga disebabkan, termasuk kegagalan Pedagang untuk mematuhi undang-undang dan peraturan pemerintah atau pejabat publik manapun juga sehubungan dengan barang atau untuk mendapatkan sertifikat konsuler, Badan Kesehatan atau lain-lain sertifikat untuk mendampingi Barang. Pedagang bertanggung jawab untuk uang tambang pengangkutan kembali Barang dan biaya-biaya yang timbul untuk Barang yang ditolak proses ekspor atau impornya oleh pemerintah atau pejabat publik apapun juga. Apabila Pengangkut berpendapat bahwa Barang membutuhkan sortir, inspeksi, perbaikan atau rekondisi atau bila tidak membutuhkan perlindungan atau perawatan, Pengangkut melaksanakan pekerjaan yang sedemikian rupa tersebut atas biaya dan beban Pedagang. Pedagang memberikan kuasa kepada Pengangkut untuk membayar dan/atau menimbulkan semua tagihan dan biaya dan melakukan segala hal yang disebutkan di atas biaya dari dan sebagai agen dari Pedagang dan untuk mempekerjakan lain-lain orang untuk mendapatkan kembali atau berusaha mendapatkan kembali penguasaan atas barang dan melakukan segala hal yang dianggap baik untuk kepentingan Barang. (6) Pengirim, penerima, pemilik Barang dan pemegang Konosemen ini secara bersama-sama atau sendiri-sendiri bertanggung jawab kepada Pengangkut untuk pembayaran semua uang tambang dan tagihan dan untuk pelaksanaan kewajiban masing-masing dari mereka di bawah perjanjian ini.

25. (Pemberitahuan Klaim dan jangka waktu untuk melakukan gugatan) (1) Kecuali pemberitahuan tentang kehilangan atau kerusakan dan sifat umum dari kehilangan atau kerusakan tesebut diberikan secara tertulis kepada Pengangkut di pelabuhan bongkar atau tempat penyerahan barang sebelum atau pada saat penyerahan Barang atau, bila kehilangan atau kerusakan tersebut tidak nampak dalam waktu 3 hari setelah penyerahan barang, Barang akan dianggap sebagai telah diserahkan sebagaimana digambarkan di dalam Konosemen ini (2) Dalam hal apapun, Pengangkut harus dibebaskan dari segala tanggung jawab sehubungan dengan tidak adanya penyerahan, kesalahan penyerahan, keterlambatan, kehilangan atau kerusakan kecuali gugatan diajukan dalam waktu satu tahun setelah penyerahan Barang atau tanggal dimana Barang seharusnya telah diserahkan.

26. (Pembatasan Tanggung Jawab) (1) Semua klaim untuk mana Pengangkut dapat bertanggung jawab harus ditentukan dan diselesaikan berdasarkan nilai bersih pada tagihan, ditambah uang tambang dan premi asuransi, bila sudah dibayar. Tak sekalipun Pengangkut harus bertanggung jawab atas kehilangan keuntungan atau kerugian tidak langsung („consequential loss“) lainnya. (2) Sepanjang kehilangan dari atau kerusakan pada atau sehubungan dengan Barang terjadi selama bagian dari pengangkutan terhadap mana Peraturan „Hague“ berlaku, Pengangkut tidak harus bertanggung jawab untuk kehilangan atau kerusakan dalam suatu jumlah yang melebihi 100.00 Sterling Inggris setiap kemasan atau setiap unit, kecuali nilai Barang yang lebih tinggi dari jumlah ini telah dinyatakan secara tertulis oleh Pedagang sebelum diterimanya Barang dan disebutkan dalam Konosemen ini bersama-sama dengan sifat daripadanya dan uang tambang ekstra telah dibayar sebagaimana disyaratkan. Bila nilai Barang sebenarnya tiap kemasan atau tiap unit melebihi nilai yang dinyatakan tersebut, maka nilai barang dianggap nilai yang dinyatakan dan tanggung jawab Pengangkut, bila ada, tidak melebihi dari nilai yang dinyatakan tersebut. Semua kehilangan atau kerusakan yang terjadi sebagian akan ditentukan secara proporsional berdasarkan nilai yang dinyatakan tersebut. Dalam hal nilai yang dinyatakan jauh lebih tinggi daripada nilai sebenarnya, Pengangkut tidak sekalipun bertanggung jawab untuk membayar kompensasi apapun juga.

27 (Kerugian laut umum, Klausa „New Jason“) (1) Kerugian laut umum harus ditentukan, dinyatakan dan diselesaikan di Jakarta atau lain-lain pelabuhan atau tempat dimanapun juga sesuai pilihan Pengangkut berdasarkan Peraturan „York Antwerp“ tahun 1974, dan mengenai hal-hal yang tidak diatur oleh Peraturan ini, berdasarkan undang-undang dan kebiasaan di pelabuhan atau di tempat penentuan, dan di dalam mata uang yang dipilih oleh Pengangkut. Pernyataan mengenai kerugian laut umum harus disiapkan oleh Penilai („adjuster“) yang ditunjuk oleh Pengangkut. Perjanjian mengenai kerugian laut atau surat berharga dan deposito uang tunai yang dipandang oleh Pengangkut cukup untuk menutupi perkiraan kontribusi dari Barang dan biaya-biaya penyelamatan dan biaya-biaya khusus dan lain-lain surat jaminan tambahan yang mungkin diminta oleh Pengangkut harus diberikan oleh Pedagang kepada Pengangkut sebelum Barang diserahkan kepada Pedagang. Pengirim barang dengan menerima Konosemen ini secara tegas mengeyampingkan dan melepaskan Pasal 700 dari Kitab Undang-undang Hukum Dagang Indonesia. (2) Dalam hal terjadi kecelakaan, bahaya, kerusakan atau bencana sebelum atau sesudah dimulainya perjalanan laut yang timbul dari penyebab apapun juga, baik disebabkan oleh kelalaian ataupun tidak, untuk mana atau untuk akibat mana, Pengangkut tidak bertanggung jawab berdasarkan undang-undang, kontrak atau hal lainnya, maka Barang dan Pedagang baik bersama-sama maupun masing-masing sendiri harus berkontribusi dengan Pengangkut dalam kerugian laut umum terhadap pembayaran atas pengorbanan apapun juga, kehilangan atau biaya-biaya dari suatu peristiwa yang bersifat kerugian laut umum yang mungkin terjadi atau dialami dan harus membayar biaya penyelamatan dan biaya khusus lainnya yang timbul sehubungan dengan Barang. Bila suatu kapal penyelamat dimiliki atau dioperasikan oleh Pengangkut, biaya penyelamatan harus dibayar penuh dan dalam cara yang sama seolah-olah kapal penyelamat tersebut adalah milik pihak lain yang tidak dikenal.

28. (Tubrukan yang Kedua belah pihak nya Bersalah) (1) Bila kapal bertubrukan dengan kapal lain sebagai akibat dari kelalaian kapal yang lainnya dan suatu tindakan, kelalaian atau pelanggaran dari Kapten, awak kapal, pandu atau karyawan dari pemilik kapal dalam melakukan navigasi atau dalam manajemen Kapal, Pedagang harus mengganti Pengangkut terhadap segala kehilangan atau tanggung jawab yang mungkin ditimbulkan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada pihak kapal lainnya yang tidak mengangkut barang Pedagang atau pemiliknya sepanjang kehilangan atau tanggung jawab yang sedemikian rupa tersebut merupakan kehilangan atau kerusakan pada Barang miliknya atau suatu klaim apapun juga dari Pedagang yang dibayar atau harus dibayar oleh pihak kapal yang lainnya yang tidak mengangkut barang Pedagang atau pemiliknya kepada Pedagang dan dikompensasikan atau diperoleh kembali oleh kapal lainnya yang tidak mengangkut barang Pedagang atau pemiliknya sebagai bagian daripada klaim mereka terhadap Kapal yang mengangkut barang Pedagang atau pemiliknya. Ketentuan yang disebutkan di depan tersebut juga berlaku dimana pemilik, operator dan mereka yang bertanggung jawab terhadap kapal atau kapal-kapal atau obyek-obyek, selain dari, atau disamping dari, kapal-kapal atau obyek-obyek yang saling bertubrukan adalah bersalah sehubungan dengan suatu tubrukan atau sentuhan. (Klausa Lokal) Dalam hal Konosemen ini mencakup Barang yang bergerak ke atau dari Amerika Serikat dan bila diputuskan bahwa Peraturan „Hague“ tidak berlaku pada Konosemen ini. (1) Pasal 16 dan Pasal 15 (3) perjanjian ini harus diganti dengan ketentuan sebagai berikut, „ Sehubungan dengan binatang hidup, burung-burung, reptil dan ikan dan tanaman dan Barang yang diangkut di atas dek dan dinyatakan diangkut dengan cara demikian dalam perjanjian ini, semua resiko kehilangan dan kerusakan oleh bahaya-bahaya yang terkandung di dalam atau melekat pada pengangkutan yang sedemikian rupa itu harus ditanggung oleh Pedagang, tetapi untuk hal-hal lain sehubungan dengan pengawasan dan pengangkutan Barang, Pengangkut harus mempunyai keuntungan dari ketentuan dari „Carriage of Goods by Sea Act, 1936 dari negara Amerika Serikat, walaupun terdapat Section 1 (c) dari perjanjian ini, dan dari semua ketentuan dari Konosemen ini kecuali yang bertentangan dengan ketentuan Pasal ini. Dan (2) kata „100.00“ sterling Inggris dalam pasal 26 disini harus digantikan dengan kata-kata „$ 500 mata uang sah dari Amerika Serikat“ dan (3) Pasal (ii) perjanjian ini harus diganti dengan ketentuan sebagai berikut: „Kecuali sebagaimana dicakup oleh ayat (i) di atas, sehubungan dengan kehilangan atau kerusakan yang tejadi selama penanganan, penyimpanan atau pengangkutan Barang oleh sub-kontraktor atau agen dari Pengangkut, sejauh sub-kontraktor atau agen tersebut akan bertanggung jawab kepada Pedagang bila ia telah membuat kontrak yang langsung dan terpisah dengan Pedagang sehubungan dengan penanganan, penyimpanan atau pengangkutan, dengan ketentuan, bagaimanapun juga, bahwa bila tidak diperbolehkan atau diperkenankan dibawah hukum peraturan atau regulasi apapun juga bagi Pengangkut untuk melaksanakan penanganan, penyimpanan atau pengangkutan tsb dibawah tanggung jawabnya sendiri, Pengangkut hanya bertanggung jawab sebatas mendapatkan penanganan, penyimpanan atau pengangkutan yang sedemikian rupa oleh pengangkut atau setiap orang yang dikuasakan oleh agen pemerintahan yang berwenang dan untuk menjamin pelaksanaannya oleh pengangkut atau orang yang sedemikian rupa tersebut di bawah kontrak dan tarif mereka.

29. (Pengangkutan Produk logam, kayu, muatan pecahan, cairan). (A) Istilah „nampak dalam kondisi baik dan teratur“ (apparent good order and condition) ketika digunakan dalam Konosemen ini tidak berarti (1) terkait dengan produk-produk besi atau logam, bahwa Barang ketika diterima bebas dari karat atau kelembaban yang nampak; (2) terkait dengan kayu, plywood atau lain-lain produk kayu , bahwa Barang ketika diterima adalah bebas dari noda-noda, perubahan warna, kelembaban, retakan, lubang, patahan atau serpihan. Bila Pedagang meminta, Pengangkut akan mengeluarkan suatu Konosemen pengganti yang menyebutkan semua catatan mengenai apa yang disebutkan sebelumnya yang mungkin nampak pada tanda terima dari perwira atau awak kapal (mate’s or tally clerk’s receipts) atau dokumen yang serupa. (B) Apabila minyak atau lain-lain cairan diangkut dalam jumlah yang besar di dalam tanki-tanki Kapal, mereka harus dipompa masuk kedalam dan keluar dari Kapal atas resko dan biaya Pedagang, semua peralatan untuk memasukkan dan mengeluarkan cairan tersebut akan disediakan oleh Pedagang, Kapal akan menyediakan tenaga uap untuk mengeluarkan bila diminta, dan pemompaan keluar dari tanki Kapal harus dianggap sebagai suatu penyerahan yang lengkap dari semua atau lain-lain cairan yang diserahkan ke Kapal sehubungan dengan muatan tesebut, Pengangkut tidak akan bertanggung jawab terhadap penguapan, atau lain-lain kehilangan dalam berat, volume atau isi. Terlepas dari ketentuan apapun juga dalam Konosemen ini yang bertentangan, dalam hal perjanjian atau kesanggupan mengangkut untuk pengangkutan barang dalam jumlah besar, ketentuan-ketentuan dari Konosemen ini disamping ketentuan-ketentuan perjanjian-perjanjian tersebut atau kesanggupan mengangkut tersebut akan mengatur hubungan antara Pengangkut dan Pedagang. Apabila terdapat suatu konflik antara ketentuan-ketentuan dari perjanjian-perjanjian atau kesanggupan pengangkutan tersebut dengan Konosemen ini, ketentuan-ketentuan dari Konosemen ini yang berlaku.

30 (Transportasi antar moda) (A) Konosemen ini dapat dikeluarkan untuk pengangkutan antar moda (pengangkutan dengan sarana pengangkut yang berbeda) di negara apapun juga, yang apabila dikeluarkan, pengawasan dan pengangkutan Barang oleh Pengangkut di darat akan tunduk pada hukum, peraturan dan tarif terkait yang berlaku pada Pengangkut di darat tersebut ketika ia menerima Barang. (B) Klaim terhadap suatu Pengangkut di darat untuk setiap kehilangan atau kerusakan harus diajukan, dan suatu gugatan harus dimulai, sebagaimana diatur di dalam Konosemen yang berlaku yang dikeluarkan oleh Pengangkut di darat.




DAFTAR KAPAL
JADWAL KAPAL
MERATUS ONLINE
  • Vessel Schedule
  • General Tracking
  • Quick Tracking
  • Container Tracking
  • Container History
READ MORE
Copyright © 2014 Meratus Line Surabaya. All Rights Reserved.

ex. MRLU2304148
(between MRLU and number without space)